Penyusunan Rubrik Penilaian Afektif dan Psikomotorik

PENYUSUNAN RUBRIK PENILAIAN OTENTIK ASPEK AFEKTIF DAN PSIKOMOTOR

 Rubrik adalah suatu panduan bagi fasilitator pembelajaran untuk melakukan penilaian yang konsisten dan dapat dipertanggungjawabkan terhadap mutu pekerjaan siswa/mahasiswa. Rubrik dapat pula digunakan sebagai umpan balik terhadap mutu pekerjaan siswa/mahasiswa. Di dalam suatu rubric terdapat satu set criteria yang digunakan untuk menilai kinerja dari suatu pekerjaan atau tugas tertentu oleh individu atau kelompok siswa/mahaiswa, serta menyediakan lebih detil grade capaiannya. Dengan demikian, rubrik membantu fasilitator memberikan penilaian lebih objektif sesuai dengan capaian pembelajaran.

 Beberapa manfaat dari rubric, yaitu:

  • Rubrik dapat menjadi pedoman penilaian yang objektif dan konsisten dengan kriteria yang jelas;
  • Rubrik dapat memberikan informasi bobot penilaian pada tiap tingkatan kemampuan mahasiswa;
  • Rubrik dapat memotivasi mahasiswa untuk belajar lebih aktif;
  • Mahasiswa dapat menggunakan rubric untuk menentukan strategi pembelajarannya serta mengukur capaian kemampuannya sendiri atau kelompok belajarnya;
  • Mahasiswa mendapatkan umpan balik yang cepat dan akurat;
  • Rubrik dapat digunakan sebagai instrumen untuk refleksi yang efektif tentang proses pembelajaran yang telah berlangsung;
  • Sebagai pedoman dalam proses belajar maupun penilaian hasil belajar mahasiswa.

Langkah-langkah atau prosedur yang harus dilakukan oleh guru-guru sebelum menyusun asesmen otentik adalah: 1) mengetahui materi pelajaran yang akan dibuatkan asesemen otentik; 2) menyiapkan kompetensi inti dan kompetensi dasar; 3) membuat indikator pencapaian pelajaran; 4) membuat kisi-kisi soal ; 5) penyusunan butir soal; 6) menyusun rubrik penilaian; 7) membuat konversi penilaian akhir.

Jenis rubrik dapat dibagi dua, yaitu Analytic Rubrics dan Holistic Rubrics. Dalam panduan KPT Dikti, Analytic Rubrics disebut sebagai Rubrik Deskriptif, juga ditambah satu jenis rubric yaitu Rubrik Skala Persepsi.

Secara singkat scoring rubrics terdiri dari beberapa komponen, yaitu: (i) dimensi, (ii) definisi dan contoh, (iii) skala, dan (iv) standar. Dimensi akan dijadikan dasar menilai kinerja siswa. Definisi dan contoh merupakan penjelasan mengenai setiap dimensi. Skala ditetapkan karena akan digunakan untuk menilai dimensi, sedangkan standar ditentukan untuk setiap kategori kinerja.

Walaupun suatu rubrik atau scoring rubrics sudah disusun sebaik-baiknya, tetapi harus disadari bahwa tidak mungkin rubrik yang sudah disusun itu sempurna atau satu-satunya kriteria untuk menilai kinerja siswa dalam bidang tertentu. Dari satu tugas bisa saja disusun lebih dari satu rubrik. Oleh karena itu perlu pula dikembangkan alat untuk menilai suatu rubrik. Pertanyaan-pertanyaan berikut dapat digunakan sebagai patokan untuk menilai suatu rubrik.

a.       Seberapa jauh rubrik tersebut (jelas) berhubungan langsung dengan kriteria yang dinilai?

b.      Seberapa jauh rubrik tersebut mencakup keseluruhan dimiensi kinerja yang dinilai?

c.       Apakah kriteria yang dipilih sudah menggunakan standar yang secara umum berlaku dalam bidang kinerja yang dinilai?

d.      Sejauh mana dimensi & skala yang digunakan terdefinisi dengan baik?

e.      Jika menggunakan skala numeric sejauh mana angka-angka yang digunakan itu memang secara adil telah menggambarkan perbedaan dari setiap kategori kinerja?

f.        Seberapa jauh selisih skor yang dihasilkan oleh rater yang berbeda?

g.       Apakah rubrik yang digunakan dipahami oleh siswa?

h.      Apakah rubrik cukup adil dan bebas dari bias?

i.         Apakah rubrik mudah digunakan, cukup praktis dan mudah diadministrasikannya?

RUBRIK

Berikut adalah contoh rubrik yang saya buat untuk submateri faktor yang mempengaruhi laju reaksi (faktor suhu). Untuk aspek afektif saya menyusunnya menjadi 2 bentuk penilaian yakni observasi dan peer-assessment sedangkan psikomotor melalui penilaian portofolio dan observasi saat praktikum.

PENILAIAN OTENTIK ASPEK AFEKTIF

Kelas                     : XI MIA

KI 1                       : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

KI 2               : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukkna sikap sebagai bagian dari solusi atas permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia

KD                          :

2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, disiplin, jujur, objektif, terbuka, mampu membedakan fakta dan opini, ulet, teliti, bertanggungjawab, kritis, kreatif, inovatif, demokratis, komunikatif) dalam merancang dan melakukan percobaan serta berdiskusi yang diwujudkan dalam sikap sehari-hari.

2.2 Menunjukkan perilaku kerjasama, santun, toleran, cinta damai dan peduli lingkungan serta hemat dalam memanfaatkan sumber daya alam.

2.3 Menunjukkan perilaku responsif dan proaktif serta bijaksana sebagai wujud kemampuan memecahkan masalah dan membuat keputusan.

Berikut kisi-kisi penilaian aspek afektif: 

NoSikap yang DiamatiIndikatorSub-Indikator
1Rasa ingin tahu2.1.1. Siswa menunjukkan perilaku rasa ingin tahu dengan bertanya, menyimak informasi yang disampaikan oleh guru, mencari informasi terkait percobaan yang dilakukan dan terlibat dalam percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi.Siswa menunjukkan perilaku rasa ingin tahu dengan bertanya
Siswa menunjukkan perilaku rasa ingin tahu dengan menyimak informasi yang disampaikan oleh guru
Siswa menunjukkan perilaku rasa ingin tahu dengan mencari informasi terkait percobaan yang dilakukan
Siswa menunjukkan perilaku rasa ingin tahu dengan terlibat dalam percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
2Disiplin2.1.2. Siswa menunjukkan perilaku disiplin dengan hadir tepat waktu di laboratorium, menggunakan jas lab saat di laboratorium, tertib saat berada di laboratorium dan menyelesaikan percobaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.Siswa menunjukkan perilaku disiplin dengan hadir tepat waktu di laboratorium
Siswa menunjukkan perilaku disiplin dengan menggunakan jas lab saat di laboratorium
Siswa menunjukkan perilaku disiplin dengan tidak gaduh saat berada di laboratorium
Siswa menunjukkan perilaku disiplin dengan menyelesaikan percobaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan.
3Jujur2.1.3. Siswa menunjukkan perilaku jujur dengan tidak melihat pekerjaan kelompok lain dalam menuliskan data hasil percobaan, menganalisis data hasil percobaan, menjawab pertanyaan dalam LKS dan berbicara jujur ketika melakukan kesalahan dalam percobaan.Siswa tidak melihat pekerjaan kelompok lain dalam menuliskan data hasil percobaan
Siswa tidak melihat pekerjaan kelompok lain dalam menganalisis data hasil percobaan
Siswa tidak melihat pekerjaan orang lain dalam menjawab pertanyaan dalam LKS
Siswa berbicara jujur ketika melakukan kesalahan dalam percobaan
4Terbuka2.1.4. Siswa menunjukkan perilaku terbuka dengan memberi kesempatan kepada semua teman untuk berbicara, mengakui kekurangan jika pendapat yang dikemukakan tidak tepat, menerima saran dan kritikan serta tidak menunjukkan emosi berlebihan ketika dikritik.Siswa menunjukkan perilaku terbuka dengan memberi kesempatan kepada semua teman untuk berbicara (bertanya atau berpendapat)
Siswa menunjukkan perilaku terbuka dengan mengakui kekurangan jika pendapat yang dikemukakan tidak tepat
Siswa menunjukkan perilaku terbuka dengan menerima saran dan kritikan
Siswa menunjukkan perilaku terbuka dengan tidak menunjukkan emosi berlebihan ketika dikritik.
5Teliti2.1.5. Siswa menunjukkan perilaku teliti dalam melakukan setiap tahap percobaan, menyelesaikan perhitungan yang terdapat dalam percobaan, mengamati waktu reaksi yang terjadi, menganalisis data hasil percobaan.Siswa menunjukkan perilaku teliti dalam melakukan setiap tahap percobaan
Siswa menunjukkan perilaku teliti dalam menyelesaikan perhitungan yang terdapat dalam percobaan
Siswa menunjukkan perilaku teliti dalam mengamati waktu reaksi yang terjadi
Siswa menunjukkan perilaku teliti dalam dalam menganalisis data hasil percobaan
6Tanggung jawab2.1.6. Siswa menunjukkan perilaku tanggung jawab dengan memeriksa alat dan bahan yang akan digunakan dalam percobaan, membersihkan alat yang digunakan dalam percobaan, memelihara kebersihan dan kerapihan meja kerja setelah praktikum selesai, serta meletakkan alat pada tempat semula.Siswa menunjukkan perilaku tanggung jawab dengan memeriksa alat dan bahan yang digunakan sebelum percobaan dimulai
Siswa menunjukkan perilaku tanggung jawab dengan membersihkan alat yang digunakan dalam percobaan
Siswa menunjukkan perilaku tanggung jawab dengan memelihara kebersihan dan kerapihan meja kerja setelah praktikum selesai
Siswa menunjukkan perilaku tanggung jawab dengan meletakkan alat pada tempat semula

Berikut rubrik lembar observasi aspek afektif siswa:

KelompokNama siswaAspek sikap yang diamatiJumlah skorNilai
Rasa ingin tahuDisiplinJujurTerbukaTelitiTanggung jawab
1 
 
 
 
2 
 
 
 
Dst..

Berikut rubrik peer-assessment :

NoPernyataanPenilaian
SSSTSSTS
1Teman saya hadir tepat waktu di laboratorium
2Teman saya menggunakan jas lab ketika berada di laboratorium untuk keamanan dan keselamatan dirinya
3Teman saya tidak memeriksa alat dan bahan yang akan digunakan dalam percobaan
4Teman saya tidak membersihkan alat yang akan digunakan dalam percobaan
5Teman saya mencari berbagai informasi terkait dengan percobaan yang akan dilakukan
6Teman saya tidak menyimak informasi yang disampaikan oleh guru
7Teman saya tidak gaduh selama berada dalam lab
8Teman saya melakukan percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi
9Teman saya tidak teliti dalam melakukan setiap tahap percobaan sesuai dengan prosedur yang disusun
10Teman saya teliti dalam menyelesaikan perhitungan yang terdapat dalam percobaan
11Teman saya tidak teliti dalam mengamati waktu reaksi pada percobaan yang dilakukan
12Teman saya menyelesaikan percobaan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan
13Teman saya tidak teliti dalam menganalisis data hasil percobaan
14Teman saya menuliskan data hasil percobaan sesuai dengan yang diamati meskipun hasil percobaan tidak sesuai
15Teman saya melihat pekerjaan teman lain dalam menganalisis data hasil percobaan
16Teman saya menjawab pertanyaan dalam LKS secara mandiri
17Teman saya tidak membersihkan dan merapikan kembali meja kerja setelah percobaan selesai
18Teman saya meletakkan alat yang sudah digunakan dalam percobaan di tempat semula
19Teman saya tidak bertanya pada guru mengenai hal apapun terkait percobaan yang  tidak dimengerti
20Teman saya memberikan kesempatan kepada semua teman untuk berbicara (berpendapat atau bertanya) pada saat diskusi
21Teman saya tidak suka menerima saran dan kritik yang disampaikan oleh teman lain pada saat diskusi
22Teman saya mengakui kekurangan jika pendapat yang dikemukakan saat diskusi tidak tepat
23Teman saya menunjukkan emosi ketika dikritik oleh teman lain pada saat diskusi
24Teman saya tidak berbicara jujur ketika melakukan kesalahan dalam percobaan

Pernyataan positif

Skor 4 :Siswa menjawab sangat setuju (SS)
Skor 3 :Siswa menjawab setuju (S)
Skor 2:Siswa menjawab tidak setuju (TS)
Skor 1 :Siswa menjawab sangat tidak setuju (STS)

  Pernyataan negatif

Skor 1 :Siswa menjawab sangat setuju (SS)
Skor 2 :Siswa menjawab setuju (S)
Skor 3:Siswa menjawab tidak setuju (TS)
Skor 4 :Siswa menjawab sangat tidak setuju (STS)

berikut format penilaian total aspek afektif :

No.NamasiswaKomponen penilaianNilaiPredikat
ObservasiPeer-assessment
1
2
3
4
5
6
7
8
9
dst

PENILAIAN OTENTIK ASPEK PSIKOMOTOR

Kelas                     : XI MIA

KI 4                  : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya disekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda sesuai kaidah keilmuan

KD                       : 4.7 Merancang, melakukan, dan menyimpulkan serta menyajikan hasil percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi

Indikator             :

4.7.1 Merancang percobaan pengaruh suhu terhadap laju reaksi

4.7.2 Melakukan percobaan pengaruh suhu terhadap laju reaksi

4.7.3 Menyimpulkan percobaan pengaruh suhu terhadap laju reaksi

4.7.4 Menyajikan hasil percobaan pengaruh suhu terhadap laju reaksi

Tujuan belajar   :

1.       Merancang dan melakukan percobaan faktor-faktor yang mempengaruhi laju reaksi

2.       Melakukan percobaan pengaruh faktor suhu terhadap laju reaksi

3.       Menemukan konsep pengaruh suhu terhadap laju reaksi berdasarkan hasil percobaan

4. Menuliskan laporan hasil percobaan mengenai pengaruh suhu terhadap laju reaksi dan mempresentasikannya di depan kelas

Submateri           : Faktor yang mempengaruhi laju reaksi (faktor suhu) berikut rubrik penilaian aspek psikomotor(observasi) :

TAHAPANNOASPEKSKORDESKRIPSI SKOR
PERSIAPAN1Kelengkapan keselamatan kerja4Siswa mengenakan masker, jas lab dan sarung tangan
3Siswa hanya mengenakan 2 item kelengkapan
2Siswa hanya mengenakan 1 i tem kelengkapan
1Siswa tidak mengenakan pakaian yang sesuai dengan kelengkapan keselamatan
2Mempersiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam membandingkan laju reaksi pada suhu yang berbeda4Alat dan bahan yang akan digunakan, diambil dengan jumlah, takaran dan fungsinya secara tepat sesuai petunjuk teknis praktikum
3Alat dan bahan yang akan digunakan hanya memenuhi 2 point kriteria skor 4
2alat dan bahan yang digunakan hanya memenuhi 1 point kriteria skor 4
1Alat dan bahan yang digunakan tidak sesuai baik jumlah, fungsinya maupun takarannya
3Merangkai alat yang akan digunakan dalam membandingkan laju reaksi pada suhu yang berbeda4Alat yang dirangkai sistematis, benar, dapat digunakan,dan mudah diukur
3Alat yang dirangkai hanya memenuhi 2 point pada kriteria skor 4
2Alat yang dirangkai hanya memenuhi 1 point kriteria skor 4
1Alat yang dirangkai tidak benar dan tidak dapat digunakan
PELAKSANAAN4Pengukuran data pengamatan menggunakan termometer dan alat ukur lainnya4Pengukuran hasil pengamatan teliti, sesuai dengan alat ukur dan akurat
3Hasil pengukuran pengamatan hanya memenuhi 2 point dari kriteria skor 4
2Hasil pengukuran pengamatan hanya memenuhi 1 point dari kriteria skor 4
1Hasil pengukuran tidak teliti, sesuai dengan alat ukur dan akurat
5Perhitungan data pengamatan4Perhitungan data pengamatan sistematis, teliti dan akurat
3Perhitungan data hasil pengamatan hanya memenuhi 3 point kriteria skor 4
2Perhitungan data hasil pengamatan hanya memenuhi 2 point kriteria skor 4
1Perhitungan data hasil pengamatan tidak memenuhi semua point kriteria skor 4
AKTIVITAS SETELAH PRAKTIKUM6Membersihkan alat dan bahan yang semula digunakan4Alat dan bahan yanng telah digunakan dibersihkan, dicuci dan dilimbahnya dibuang sesuai dengan jenisnya
3Alat dan bahan yang digunakan hanya dibersihkan dan limbahnya  dibuang namun tidak dicuci
2Alat dan bahan yang digunakan hanya dibuang limbahnya saja
1Alat dan bahan yang telah digunakan dibiarkan saja
7Menyusun kembali alat dan bahan ke tempat semula setelah digunakan4Alat yang sudah dirangkai diseparasi kembali, disusun seperti semula dengan rapi
3Alat yang sudah dirangkai hanya diseparasi kembali tanpa disusun seperti semula
2Alat yang sudah digunakan disusun seperti semula tanpa diseparasi
1Alat yang sudah digunakan tidak disusun kembali seperti semula
8Membuat laporan sementara4Laporan sementara yang dibuat sistematis, jelas dan lengkap
3Laporan sementara yang dibuat hanya memuat 2 point pada kriteria skor 4
2Laporan sementara yang dibuat hanya memuat 1 point pada kriteria kor 4
1Tidak membuat laporan sementara

berikut format penilaian aspek psikomotor (observasi):

NONAMA SISWAASPEK YANG DIAMATITOTAL SKOR
12345678
1Rahmah
2Melda
3Tri
4………..
5Dst….

berikut rubrik penilaian portofolio siswa:

No.Aspek yang dinilaiSkorDeskripsi Skor
1Profil percobaan/ Judul percobaan4Judul percobaan, hari/tanggal serta tempat pelaksanaan percobaan tercantum lengkap
3Hanya 2 point dari kriteria skor 4 yang tercantum
2Hanya 1 point dari kriteria skor 4 yang tercantum
1Profil/ judul percobaan tidak tercantum
2Tujuan Percobaan4Tujuan percobaan tercantum rapi, jelas dan runut
3Hanya 2 point dari kriteria skor 4 yang tercantum
2Hanya 1 point dari kriteria skor 4 yang tercantum
1Tujuan percobaan tidak dicantumkan
3Manfaat Percobaan4Menuliskan 4 manfaat dari percobaan
3Hanya menuliskan 3 manfaat percobaan
2Hanya menuliskan 1-2 manfaat percobaan
1tidak menuliskan manfaat percobaan
4Kajian Teori/Teori Pendukung4Mencantumkan 2 sumber dari jurnal dan 2 dari buku
3Hanya mencantumkan 3 sumber referensi
2Hanya mencantumkan 1-2 sumber referensi
1Tidak mencantumkan sumber referensi
5Alat dan Bahan4Semua alat dan bahan yang digunakan dicantumkan sesuai urutan kerja
3alat dan bahan yang digunakan dicantumkan tidak berurutan
2Hanya alat/ bahan saja yang dicantumkan 9tidak kedua-duanya)
1Tidak mencantumkan alat dan bahan
6Prosedur Kerja4Prosedur kerja disusun sistematis dalam bentuk bagan lengkap dan rapi
3Prosedur kerja disusun dalam bentuk bagan sistematis namun tidak rapi
2Prosedur kerja tidak disusun dalam bentuk bagan namun sistematis
1Prosedurnya tidak sistematis
7Data Hasil Pengamatan4Data hasil pengamatannya jelas, lengkap dan sistematis
3Data hasil pengamatan jelas dan lengkap namum tidak ssitematis
2Data hasil pengaatan jelas namun tidak lengkap dan sistematis
1Data hasil pengamatan tidak jelas, tidak lengkap dan sistematis
8Pembahasan/ Diskusi4Mengaitkan hasil pengamatan didukung teori yang lengkap dengan grafik/gambar
3Mengaitkan hasil pengamatan dengan teori pendukung namun tidak menggunakan gambar/grafik
2Hanya membahas data hasil pengamatan saja
1Tidak mengaitkan hasil pengamatan didukung teori yang lengkap dengan grafik/gambar
9Kesimpulan4Mencantumkan lebih dari 2 point kesimpulan
3Mencantumkan hanya 2 point kesimpulan
2Mencantumkan hanya 1 point kesimpulan
1Tidak menyimpulkan hasil percobaan
10Daftar Pustaka4Mencantumkan lebih dari 3 sumber referensi
3Mencantumkan hanya 3 sumber referensi
2Mencantumkan hanya 2 sumber referensi
1Mencantumkan hanya 1 sumber referensi

Skor maksimal 40 dan skor minimal 10, skala yang digunakan yakni skala Likert 1-4.berikut format penilaiannya:

Skor maksimal 40 dan skor minimal 10, skala yang digunakan yakni skala Likert 1-4.

FORMAT PENILAIAN PORTOFOLIO/LAPORAN PRAKTIKUM SISWA

Materi                                   : Laju Reaksi (faktor suhu)

Kelas                                     :

Kelompok                             :

                Anggota               : 1.                                          3.

                                                2.                                          4.

Judul Percobaan               : Faktor suhu yang mempengaruhi Laju Reaksi

No.Aspek yang dinilaiSkor
1Profil/ judul percobaan
2Tujuan Percobaan
3Manfaat Percobaan
4Kajian Teori/Teori Pendukung
5Alat dan Bahan
6Prosedur Kerja
7Data Hasil Pengamatan
8Pembahasan/ Diskusi
9Kesimpulan
10Daftar Pustaka
Total

Catatan guru:…………………………………………………………………………………..

REFERENSI :

http://biodaman.blogspot.com/2017/11/makalah-penilaian-autentik.html

http://berraanjany.blogspot.com/2015/12/contoh-penilaian-afektif-dan.html

https://www.msyarifah.my.id/contoh-rubrik-dan-lembar-penilaian-sikap-pengetahuan-dan-keterampilan

PERMASALAHAN :

1.       Menurut pendapat anda, apakah rubrik penilaian aspek afektif dan psikomotor yang saya susun sudah layak untuk digunakan, ataukah masih ada kekurangan? Jika ada mohon dijabarkan.

2.       Menurut anda, bagaimana cara yang efektif agar rubrik yang kita susun deskripsi kriteria(deskriptor) tiap skornya tidak tumpang tindih/bias/ambigu terutama pada form penilaian yang menggunakan skala likert/lembar observasi?berikan alasan anda.

3.       Menurut anda, bagaimana cara kita sbg penilai (assessor/guru) agar dapat menilai secara objektif ?

Comments

Leave a Reply