Makalah Pengaruh Gaya Hidup Dan Brand Image Terhadap Konsumsi

Pengaruh Gaya Hidup Dan Brand Image Terhadap Konsumsi

Bab I. Pendahuluan

A. Latar Belakang

Seperti yang kita ketahui Perilaku Konsumen adalah salah satu topik yang sangat penting untuk dipelajari, karena dengan kecermatan seorang pengusaha melihat/membaca situasi, dimana perilaku konsumen dapat menjadi ancaman maupun menjadi peluang besar untuk mengembangkan perusahaan yang dipimpinnya. Ancaman ataupun peluang tidak dapat dinyatakan sebagai hal yang mutlak negatif/positif, karena disaat produk yang dijual sebuah perusahaan menjadi trend dikalangan masyarakat akan terlihat sebagai peluang/positif oleh pihak perusahaan tapi akan menjadi pemborosan/negatif apabila konsumen terlalu banyak mengkonsumsi dengan tujuan membeli hanya untuk mengikuti trend yang berkembang dimasyarakat.

Gaya hidup seseorang memang memiliki kapasitas yang berbeda-beda, banyak sekali faktor yang mempengaruhi gaya hidup seseorang. Seluruh faktor pasti memiliki alasan tersendiri. Disinilah peran sebuah analisis mengenai perilaku konsumen yang dibutuhkan perusahaan untuk mengetahui, seberapa besar minat konsumen terhadap produk yang dijual dan seberapa besar formasi yang harus dibuat perusahaan untuk menjalankan sistem yang bertujuan mengenalkan produk hingga menjual produk.

Selain itu produsen dapat pula mengetahui dititikmana konsumen merasakan kepuasan dari konsumsi produk yang diperjual-belikan, dan dititikmana konsumen merasakan ketidakpuasan mengkonsumsi. Tidak lain tujuan menganalis perilaku konsumen adalah kepuasan konsumen atas manfaat yang didapatkan dari produk yang telah dibeli dengan harga sesuai dengan kepuasan yang didapat sehingga produk akan laku keras dan menguntungkan perusahaan sebagai penjual. Kesimpulannya adalah titik terbaik dari sebuah transaksi jual-beli pada saat kedua belah pihak (penjual dan pembeli) merasakan kentungan yang sesuai atas produk tersebut.

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang diatas, dapat merumuskan masalah sebagai berikut :

  1. Apa yang dimaksud dengan Gaya Hidup dan Brand Image?
  2. Apa saja faktor-faktor Pengaruh Gaya Hidup dan Brand Image Terhadap Konsumsi?

C. Pembatasan Masalah

Dalam penyusunan makalah ini penulis kemukakan pembatasan masalahnya. Adapun masalah yang dibahas dalam makalah ini akan menjawab sesuai perumusan masalah. Pengertian dari Gaya Hidup dan Brand Image, beserata faktor-faktor yang mempengaruhi Gaya Hidup dan Brand Image Terhadap Konsumsi.

Bab II. Pembahasan

A. Gaya Hidup dan Brand Image

Pengertian Gaya Hidup menurut Kotler (2002, p. 192) adalah pola hidup seseorang didunia yang diekspresikan dalam aktivitas, minat, dan opininya. Gaya hidup menggambarkan “keseluruhan diri seseorang” dalam berinteraksi dengan lingkungannya. Gaya hidup menggambarkan seluruh pola seseorang dalam beraksi dan berinteraksi di dunia.

Citra Merk (Brand Image) merupakan representasi dari keseluruhan persepsi terhadap merek dan dibentuk dari informasi dan pengalaman masa lalu terhadap merek itu. Citra terhadap merek berhubungan dengan sikap yang berupa keyakinan dan preferensi terhadap suatu merek. Konsumen yang memiliki citra yang positif terhadap suatu merek, akan lebih memungkinkan untuk melakukan pembelian.

Maka brand image adalah salah satu gaya hidup yang seiiring berjalannya waktu menjadi sebuah kebutuhan yang sangat penting untuk kalangan menengah keatas. Karena bagi mereka memiliki suatu benda dengan Top Brand akan dapat menaikan tingkat status sosial dimata umum. Citra merek meliputi pengetahuan dan kepercayaan akan atribut merek, konsekuensi dari penggunaan merek tersebut, situasi penggunaan yang sesuai, begitu juga dengan evaluasi, perasaan dan emosi yang diasosiasikan dengan merek tersebut.

Citra merek didefinisikan sebagai persepsi konsumen dan preferensi terhadap merek, sebagaimana yang direfleksikan oleh berbagai macam asosiasi merek yang ada dalam ingatan konsumen. Meskipun asosiasi merek dapat terjadi dalam berbagai macam bentuk tapi dapat dibedakan menjadi asosiasi performansi dan asosiasi imajeri yang berhubungan dengan atribut dan kelebihan merek. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa brand image merupakan serangkaian kepercayaan konsumen tentang merek tertentu sehingga asosiasi merek tersebut melekat di benak konsumen.

Gaya hidup dan brand image sangatlah mempengaruhi pembelian, tidak jarang tingginya harga mengalahkan rasa ingin memiliki produk yang diakui masyarakat luas sebagai Top Brand. Rasa percaya diri yang meningkat menambah keangkuhan seseorang untuk berambisi mengoleksi banyak produk dengan melihat brand image tanpa melihat kenyamanan atau kecocokan jika menggunakannya. Maka di sinilah peran sebuah perusahaan sebagai pekerja keras untuk menjaga kualitas produk dengan berbagai inovasi yang tentu saja condong ke arah perubahan-prubahan yang lebih baik.

Dengan keadaan seperti diatas, kembali lagi sebagai konsumen yang baik dihimbau untuk membeli/mengkonsumsi suatu produk dengan pertimbangan yang baik, matang dan melihat produk dari segala arah, agar menjadi konsumen yang bijak dalam membeli.

B. Faktor-faktor Pengaruh Gaya Hidup dan Brand Image Terhadap Konsumsi

1. Usia

Usia yang produktif adalah waktu dimana gaya hidup seseorang berubah-ubah dikarenakan berbagai alasan-alasan. Salahsatunya usia yang produktif sangatlah berambisi mampu memperoleh suatu produk yang sangat diinginkan bahkan tidak sedikit konsumen yang selalu menginginkan produk dengan brand image yang baik.

2. Pengalaman

Pengalaman seorang konsumen maupun pengalaman yang dibuat sedemikian baik untuk brand suatu produk sangat mampu meningkatkan minat beli konsumen.

3. Ekonomi

Tingkat ekonomi seseorang juga menjadi faktor yang menentukan gaya hidup seseorang demi sebuah ambisi untuk memiliki produk dengan brand image yang bagus.

4. Lingkungan

Keluarga dan kerabat cukup mempengaruhi suatu keputusan membeli dan mengkonsumsi produk dengan brand image sebagai acuannya.

5. Kebutuhan

Bagi gaya hidup kalangan menengah keatas kebutuhan adalah no yang paling terakhir untuk menjadi alasan konsumen membeli suatu produk. Demikian dengan kefanatikannya dalam memandang suatu produk dengan kualitas brand image yang konsisten meningkat pada setiap inovasi-inovasi yang dikeluarkan oleh produsen setiap periodenya.

Bab III. Penutup

A. Kesimpulan

Dari keseluruhan pembahasan pada makalah ini dapat disimpulkan berbagai kondisi seseorang kemajuan jaman sangat cendrung dengan gaya hidup yang semakin berubah. Perubahan ada disemua aspek, sehingga dalam mengambil keputusan mengkonsumsi suatu produk setiap orang berbeda-beda. Namun jika seseorang yang bergaya hidup mewah seringkali minat beli ditentukan dengan kualitas brand image yang konsisten meningakat disetiap inovasi-inovasi yang diciptakan oleh produsen.

B. Saran

Maka dengan keadaan yang seperti diatas produsen harus jeli dalam melihat peluang, dimana konsumen mengutamakan brand image demikian produsen dituntut mampu memenuhi kebutuhan/keinginan konsumen. Begitupula konsumen, jadilah konsumen yang bijak agar mampu melihat seluruh aspek pada saat mengambil keputusan untuk membeli.

Comments

Leave a Reply