Makalah Bencana Angin Topan

Bencana Angin Topan

Bab I. Pendahuluan

A. Latar belakang

Tragedi angin terjadi sebab adanya tekanan udara yang berbeda atau perubahan suhu udara pada lokasi tertantu.
Hal tersebut sangat berkaitan dengan energi panas matahari yang di terima oleh permukaan bumi. di suatu lokasi tertentu yang mendapatkan energi panas matahari sangat besar akan memiliki suhu udara yang lebih panas pula namun akan memiliki tekanan udara yang sangat rendah, singga akan mengakibatkan adanya perubahan suhu dan tekanan udara, diantara beberapa daerah yang menerima langsung energi panas matahari lebih besar dibanding dengan daerah lain yang lebih sedikit menerima energi panas matahari, sehingga akan mengakibatkan adanya aliran udara pada suatu wilayah tersebut.
B. Rumusan Masalah
1. Apa Pengertian Bencana Angin Topan?
2. Apa Penyebab Bencana Angin Topan?
3. Bagaimana Tanda-Tanda Bencana Angin Topan?
4. Apa Akibat Bencana Angin Topan?
5. Bagaimana Cara Penanggulangan Bencana Angin Topan?
C. TUJUAN
1. Untuk Mengetahui Pengertian Bencana Angin Topan
2. Untuk Mengetahui Penyebab Bencana Angin Topan
3. Untuk Mengetahui Tanda-Tanda Bencana Angin Topan
4. Untuk Mengetahui Akibat Bencana Angin Topan
5. Untuk mengetahui Cara Penanggulangan Bencana Angin Topan.

Bab II. Pembahasan

A. PENGERTIAN BENCANA ANGIN TOPAN
Yang disebut angin topan adalah sebuah pusaran angin yang kencang dengan kecepatan angin kurang lebih 120 km/jam yang akan sering terjadi di wilayah-wilayah tropis di antara sisi garis utara dan selatan terkecuali di daerah yang sangat dekat dengan garis khatulistiwa. Penomena angin topan dapat terjadi disebabkan oleh perbedaan tekanan suhu pada suatu musim tertentu. salahsatu penomena angin topan yang paling kencang terjadi di daerah tropis hingga berpusar dengan radius ratusan kilometer sedangkan di daerah yang bertekanan rendah yang ekstrem dengan kecepatan sekitar dua puluh Km per jamnya.

2. PENYEBAB BENCANA ANGIN TOPAN
Penyebab terjadinya angin topan dikarenakan adanya kenaikan suhu dipermukaan laut mengakibatkan terjadi perbedaan suhu yang sangat tinggi antara daratan dengan lautan, sehingga memicu pada perubahan energi pada atmosfer sehingga mengakibatkan terjadi penomena petir dan badai. sedangkan badai tropis dapat berpusar dan bergerak dengan sangat cepat mengelilingi suatu pusat, dengan sumbernya berada di daerah tropis. Dan waktu terjadi hembusan angin topan ini, tekanan udara di darat sangat rendah sehingga terjadi hembusan angin dengan kencang bergerak dari lautan ke daratan adapun kecepatan hembusan angin tersebut dapat mencapai hingga Dua Ratus limah puluh kilometer per jam. Hal ini pun dapat terjadi di negara kita ataupun negara-negara lain yang memiliki wilayah tropis.

3. TANDA-TANDA BENCANA ANGIN TOPAN
Penomena angin topan dapat terjadi secara tiba-tiba, namun sebagian besar kejadian tersebut terbentuk melalui sebuah proses yang cukup lama berjam-jam bahkan bisa berhari-hari sehingga dapat diprediksi melalui sebuah satelit cuaca. Memantau menggunakan sebuah satelit mampu mencatat arah angin topan, sehingga ada waktu untuk memberikan sebuah peringatan sebelum terjadinya Angin Topan, namun meski demikian perubahan sistem cuaca sangatlah kompleks sehingga kadang sulit untuk diprediksi lebih cepat dan akurat. Adapun gejala awal terjadinya penomena angin topan adalah sebagai berikut:
1. Langit mengeluarkan berwarna kehijauan sehingga langit gelap,
2. Hujan es dengan mengeluarkan butiran-butiran besar
3. Terjadi petir atau guntur yang keras
4. Awan hitam, dan rendah serta besar, dan seringkali bergerak berputar
5. Tubuh terasa tidak nyaman karena angin terasa kencang dan panas.
6. Binatang dapat merasakan bahkan burung-burung terbang menjauhi lokasi

4. AKIBAT BENCANA ANGIN TOPAN
Terjadinya Angin topan dapat berpengaruh pada bidang dan aspek-aspek tertentu sehingga mengakibatkan menggangu terhadap mobilitas dan aktifitas. Berikut ini merupakan beberapa hal dampak beberapa bidanng yang terganggu saat terjadinya angin topan, diantarany:
· Bidang Perhubungan
Selain faktor dari perubahan iklim kecepatan angin dapat mempengaruhi jalur penerbangan. selain penerbangan, jalur transfortasi lainnya pun dapat terhambat. seperti dorongan angin yang kuat akan mengakibatkan terjadinya gelombang yang kencang pada air laut sehingga dapat mengganggu pada transfortasi laut.
· Bidang Telekomunikasi
Pada bidang Telekomunikasi tentunya selain dipengaruhi oleh iklim dan cuaca, dapat dipengaruhi pula oleh kecepatan angin. Terganggunga lapisan ionosfer dikarenakan kecepatan angin yang terjadi di atmosfer atau lapisan udara serta mengandung beberapa partikel ionisasi yang bermuatan listrik, adanya lapisan ionosfer kita dapat menjelajah dunia melalui siaran-siaran media elektronik.
· Bidang Pariwisata
Tentunya kecepatan angin sangat berpengaruh pada tempat-tempat pariwisata, selain angin kencangpun beberapa aspek lainya seperti tingginya intensitas cahaya matahari, hujan, dan cuaca lainnya yang dapat mengganggu kesehatan manusia ataupun cagar alam lainnya. baik tempat wisata di darat maupun dilaut.
· Bidang Pertanian
Idealnya kecepatan angin berkisar 19 sampai 35 km/jam. Sebab pada keadaan kecepatan angin yang rendah, serangga atau musuh alami tanaman dapat membantu proses penyerbuk pada bunga atau cikal bakal buah. Sedangkan pada keadaan kecepatan angin kencang penakaran benih akan lambat berproses karena serangga penyerbuk tidak mampu bertahan pada saat angin kecang terjadi.
· Bidang Kontruksi Bangunan
1. Angin kencang pun dapat berakibat pada kontruksi dan bangunan, diantaranya:
2. Bangunan terangkat
3. Atap bangunan terangkat atau terbang
4. Ada pergesaran antara bangunan dengan pondasinya
5. Robohnya bangunan
6. Kerusakan pada bangunan.

5. PENANGGULANGAN BENCANA ANGIN TOPAN
A. PENANGGULANGAN SEBELUM BENCANA ANGIN TOPAN
Selalu mendengarkan kabar terbaru terkait prakiraan cuaca setempat.
Kurangi beban pada pohon-pohon sekitar rumah dengan menebang dahan – dahan yang rimbun dan tinggi.
Khusus untuk wilayah-wilayah yang sangat rawan bencana angin topan maka gunakan standar bangunan dengan memperhatikan koevisien untuk menjaga goncangan dari akibat angin kencang
Persiapkan bangunan umum yang cukup luas sebagai tempat penampungan sementara untuk warga dan harta benda yang dapat diselamatkan dari bencana angin topan.
Ikat kuat kapal atau sampan bagi para nelayan agar mencegah goncangan air laut yang menimpa kapal atau sampan.
Pengamanan terhadap barang-barang yang ada disekitar rumah agar tidak berterbangan ketiaka tertiup angin kencang.
Selalu waspadalah terhadap perubahan cuaca, yang mungkin akan menimbulkan terjadinya angin topan.
Waspadai tanda-tanda bahaya sebagai berikut:
1. Langit gelap, berwarna kehijauan.
2. Hujan es dengan mengeluarkan butiran besar.
3. Awan rendah, hitam, dan besar, serta seringkali bergerak berputar-putar.
4. Suara gemuruh yang keras seperti bunyi kereta api yang melaju cepat.

B. PENANGGULANGAN PADA SAAT BENCANA ANGIN TOPAN
Bersiaga terhadap keadaan bahaya dan jika terjadi maka segeralah pergi ke tempat perlindungan terdekat.
Apabila kita sedang berada dalam kendaraan seperti bermobil, maka segera hentikan dan tinggalkan kendaraan kita dan carilah tempat perlindungan yang aman disekitar kita.
Apabila kita sedang berada di dalam bangunan berkumpulah ditengah-tengah ruangan, jauhi jendela, pintu, sudut-sudut ruangan, dan dinding bagian luar bangunan. Karena semakin banyaknya sekat dinding pada bangunan bagian luar maka semakin baik untuk pengamanan.
Atau gunakan lengan untuk melindungi leher dan kepala lalu berlindunglah di bawah meja dan Apabila kita sedang berada di luar ruangan serta cukup jauh dari tempat perlindungan, maka yang kita harus lakukan adalah sebagai berikut:
Bertiarap di tempat yang sangat rendah, baik di saluran air atau drainase sambil tetap melindungi leher dan kepala dengan menggunakan lengan kita
Waspada terhadap benda-benda yang terbang terbawa angin puting beliung, sebab dapat menimbulkan akibat patal bagi tubuh kita bahkan dapat mengakibatkan kematian dan luka serius.
Hindari dan jangan sampai berlindung di bawah jalan layang, jembatan, ataupun sejenisnya.
C. PENANGGULANGAN SETELAH BENCANA ANGIN TOPAN
Selalu pastikan bahwa tidak ada anggota keluraga yang cedera.
Segera berikan pertolongan darurat bila ada korban.
Segera laporkan keadaan kepada pihak-pihak yang berwenang terkait kerusakan yang diakibtkan oleh angin topan seperti kerusakan listrik, gas, dan lainnya.
Membuat bangunan yang luas untuk umum sebagai tempat penampungan bagi warga yang tertimpa bencana angin topan.
Terus mencari informasi melalui media-media elektronik seperti radio atau TV terkait kondisi bencan.
Usahakan untuk tetap tinggal dipenampungan sampai dinyatakan bahwa tempat sudah aman.
Jangan menyalakan aliran listrik atau gas sebelum dinyatakan aman dan gunakan lampu senter untuk memeriksa pada kerusakan.
Untuk menghindari kebakaran maka matikan segera gas dan aliran listrik.
Kepentingan untuk meminta bantuan harus diprioritaskan jadi gunakan alat komunikasi seperti telepon hanya untuk keadaan darurat. sebab jaringan akan terganggu dan sibuk pada saat seperti itu.



BAB III
loading…

PENUTUP

A. KESIMPULAN
Yang disebut angin topan adalah sebuah pusaran angin yang kencang dengan kecepatan angin kurang lebih 120 km/jam yang akan sering terjadi di wilayah-wilayah tropis di antara sisi garis utara dan selatan terkecuali di daerah yang sangat dekat dengan garis khatulistiwa. Penomena angin topan dapat terjadi disebabkan oleh perbedaan tekanan suhu pada suatu musim tertentu. salahsatu penomena angin topan yang paling kencang terjadi di daerah tropis hingga berpusar dengan radius ratusan kilometer sedangkan di daerah yang bertekanan rendah yang ekstrem dengan kecepatan sekitar dua puluh Km per jamnya.
Di Negara kita Angin topan dikenal dengan nama angin badai. Penomena angin topan dapat terjadi secara tiba-tiba, namun sebagian besar kejadian tersebut terbentuk melalui sebuah proses yang cukup lama berjam-jam bahkan bisa berhari-hari sehingga dapat diprediksi melalui sebuah satelit cuaca. Memantau menggunakan sebuah satelit mampu mencatat arah angin topan, sehingga ada waktu untuk memberikan sebuah peringatan sebelum terjadinya Angin Topan.

B. SARAN
Materi makalah ini diresume dari berbagai sumber, maka sebagai bahan referensi untuk lebih mendalami isi terkait materi makalah ini silahkan kunjungi website rujukan yang tercantum pada daftar pustaka. Apabila dalam penyusunan makalah ini terdapat kesalahan atau kekeliruan penulis menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Serta demi meningkatkan kualitas dan kesempurnaan pada penyusunan makalah tentang angin topan ini penulis sangat mengharapkan masukan berupa saran atau kritikan dari para pembaca. Akhir kata, semoga makalah tentang Angin Topan ini dapat menambah pengetahuan serta wawasan untuk kita khususnya untuk penulis umumnya untuk para pembaca.

Comments

Leave a Reply

Index