ketika kita melakukan penelitian kuantitatif korelasional, maka kita tentu akan sangat familiar dengan simbol “R”.
R merupakan koefisien korelasi yang kita hitung.
Lalu, apa gunanya nilai R tersebut?
nilai R tersebut adalah koefisien korelasi, yang menunjukkan seberapa besar terjadinya hubungan variabel yang kita ukur tersebut.
jika nilai R adalah positif
maka berarti korelasi positif, hubungannya adalah equivalent.
contoh: semakin tinggi X, maka semakin tinggi juga Y
Jika nilai R adalah negatif
maka berarti korelasi negatif, hubungannya adalah ambivalent.
contoh: semakin tinggi X, maka Y semakin rendah.




Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.