Makalah Studi Kelayakan Bisnis Butik Busana Muslim

Studi Kelayakan Bisnis Butik Busana Muslim

Bab I. Pendahuluan

A. Latar Belakang

Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia merupakan salah satu unsur penting dalam menopang perekonomian nasional secara menyeluruh. UMKM telah lama menjadi pondasi yang kokoh sekaligus penggerak dinamika dari sistem ekonomi kita. Di tengah badai krisis ekonomi yang melanda, UMKM justru mampu untuk bertahan karena usahanya yang bergerak di sektor riil tidak terlalu banyak terpengaruh dibandingkan dengan sektor moneter.

UMKM juga sangat berperan dalam membantu program pemerintah dalam hal menciptakan lapangan pekerjaan sekaligus mengurangi tingkat pengangguran dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Hal ini dengan jelas menunjukkan bahwa UMKM memegang peranan yang sangat penting dalam hal penyerapan tenaga kerja untuk mengurangi tingkat pengangguran dan melebihi sektor industri besar. Pada dasarnya, keberadaan UMKM tidak lepas dari usaha pemiliknya untuk memenuhi kebutuhan ekonomi dan meningkatkan taraf hidup. Pola fikir (mindset) pelaku usaha kecil dan menengah adalah selalu ada keuntungan selama usaha masih dapat berjalan serta sangat mengandalkan intuisi atau insting bisnis dalam menjalankan usaha.

Ada banyak faktor yang bisa menentukan usaha itu dapat sukses atau tidak diantaranya peluang pasar, kondisi persaingan, trend bisnis, dan lain-lain. Agar UMKM dapat lebih bersaing dan memiliki prospek perkembangan yang bagus, maka sebelum mendirikan UMKM sebaiknya dilakukan studi kelayakan bisnis terlebih dahulu. Hal ini berguna untuk memperhitungkan kemungkinan apakah usaha dapat bersaing dan bertahan diantara para kompetitornya sekaligus melihat kemungkinan pengembangan usaha di masa depan dilihat dari berbagai aspek/sudut pandang.

B. Rumusan Masalah

  1. Bagaimana tahap penemuan ide usaha butik?
  2. Bagaimana tahapan memformalisikan tujuan usaha bisnis butik
  3. Bagaimana analisis usaha butik meliputi :
    1. Aspek pasar
    2. Aspek teknik produksi
    3. Aspek manajemen
    4. Aspek finansial
    5. Aspek lingkungan
  4. Bagaimana keputusan terhadap usaha butik ?

Bab II. Pembahasan

A. Tahap Penemuan Ide

Studi kelayakan dalam bisnis sangat dibutuhkan untuk keberhasilan suatu usaha. Apalagi di era globalisasi seperti yang terjadi pada saat ini, pertumbuhan ekonomi seringkali terjadi perubahan. Kita sebagai pebisnis harus selektif dalam membangun suatu bentuk usaha. Banyak sekali pebisnis yang bermunculan dengan segala macam bentuk usaha yang dijalani, namun kebanyakan mereka sulit untuk bertahan selama 5 tahun.Dengan menggunakan studi kelayakan dan memperhatikan pasar sekarang ini, pertumbuhan butik khususnya butik busana muslim pertumbuhannya semakin menunjukkan prospek yang cemerlang. Butik busana muslim “IKHA” akan menyediakan koleksi busana muslim dengan merk yang menonjolkan sisi feminitas dan terbatas karena busana yang tersedia bukan produk masal artinya tidak ada yang sama satu sama lain. Satu item barang akan menyediakan 3 ukuran dengan motif yang berbeda sehingga memberikan variasi pilihan busana muslim yang tidak akan sama dengan yang lain.Kami memberikan penawaran terbaik tentang selera kaum perempuan kalangan menengah keatas yang menggunakan busa muslim yang suka tampil cantik dan menarik dengan menggunakan baju-baju dengan model terbaru dan tidak ada yang menyamai serta tampil beda dibandingkan dengan sesamanya.Jenis produk yang dijual dibutik busana muslim “IKHA” adalah busana muslim untuk kalangan mahasiswa, eksekutif muda dan ibu rumah tangga. Dilengkapi pula dengan aksesoris penunjang antara lain jilbab, sepatu, sandal, tas, dompet dan aksesoris penunjang penampilan lainnya yang memenuhi selera perempuan terhadap busana-busana model terbaru. Bisnis ini tahan krisis, karena memenuhi selera perempuan yang berkaitan dengan kepuasan batinnya.

B. Tujuan Usaha

Pendirian butik busana muslim IKHA bertujuan untuk memenuhi kebutuhan akan produk busana muslim serta aksesoris penunjangnya bagi mahasiswa, eksekutif muda dan ibu rumah tangga, serta memberi kontribusi positif dalam perekonomian Indonesia sekaligus memuka lapangan pekerjaan.

C. Tahap Analisis

1.      Aspek Pasar Dan Pemasaran

a.       Segmentasi pasar.Baatassan usia: 17-40 tahunSasaran: mahasiswa, ekskutif muda wanita, dan ibu rumah tangga.Ekonomi: bawah, menengah, dan atasModel Pakaian: chic & colorfull.

b.      Calon pelanggan potensialSemua penduduk Kudus yang berjenis kelamin perempuan dan beragama Islam. Karena mereka berpotensi memakai busana muslim. Mahasiswi IAIN yang 100% menggunakan busana muslimah.

c.       Konsumen alternatifWalaupun masyarakat di daerah Kudus adalah target pasar utama, namun tidak tertutup bagi daerah-daerah sekitar jika ingin berbelanja di butik busana Muslim kami yang pada perkembangannya akan menjadi pelanggan.

1)   Harga

Daftar harga produk menggunakan metode markup di mana setiap produk yang diperoleh akan dinaikkan harga jualnya menjdi 25% – 35% sehingga kami bisa mendapatkan keuntungan.Daftar harga produk di butik busana muslim “IKHA”:

Blus                                                 : Rp. 75.000 – Rp. 1.000.000.Gamis                                              : Rp. 150.000 – Rp. 1.000.000.T-shirt muslim                                 : Rp. 45.000 – Rp. 250.000Blezer                                              : Rp. 250.000 – Rp. 1.000.000Jaket                                                : Rp. 150.000 – Rp. 1.000.000.Celana panjang kain dan jins          : Rp. 45.000-Rp. 500.000.Rok panjang                                    : Rp. 45.000 – Rp. 200.000.Jilbab                                               : Rp. 25.000 – Rp. 200.000.Tas                                                  : Rp. 75.000 – 500.000.Dompet                                           : Rp. 25.000 – Rp. 250.000.Sandal                                             : Rp. 35.000 – Rp. 250.000.Sepatu                                             : Rp. 80.000 – Rp. 1.000.000.Aksesoris                                        : Rp. 10.000 – Rp. 200.000.

2)      Promosi.• Dilakukan dengan cara menyebarkan pamflet.• Promosi dari mulut ke mulut• Memberikan diskon kepada pembeli yang membeli dalam jumlah besar.• Pada saat grand opening memberikan diskon kepada pelanggan sebesar 10%.

2.      Aspek Teknik Produksia.

Disain produk.Seluruh produk yang ada di butik busana muslim “IKHA” tidak kami produksi sendiri, tapi kami mencari produk sesuai dengan tema butik kami. Ada juga beberapa produk yang dibuat oleh desainer namun desainnya berasal dari kami. Walaupun tidak memproduksi sendiri produk-produk kami, tapi tetap menjaga kualitas produk agar tidak mengecewakan konsumen. Butik kami akan menonjolkan keseluruhan produk dengan warna-warna yang cerah, hitam dan putih. Produk kami tidak bersifat masal, jadi satu jenis produk hanya memiliki tiga jenis ukuran dengan warna yang berbeda. Contoh produk yang kami tawarkan antara lain:1)      Aneka Baju Muslimah dan Jilbab2)      Aneka jenis Tas3)      Aneka jenis sepatu

b.      Quality control.

Walaupun kita tidak membuat atau memproduksi sendiri produk-produk kami namun saat kita membeli atau memesan produk dari disainer, kami selalu memperhatikan kualitas bahan yang digunakan dan memperhatikan kerapian jahitan.

c.       Lokasi usaha.

Butik busana muslim “IKHA” berlokasi di daerah Kudus tepatnya di Jl. Kudus-Pati. Dengan memperhatikan beberapa faktor:·         Faktor pertama, karena banyak terdapat perumahan dengan mayoritas penduduk beragama Islam sehingga mereka berpotensial memakai busana muslim.·         Faktor kedua, terdapat perguruan tinggi Islam Negeri yang 100% mahasiswinya menggunakan busana muslimah.·         Faktor ketiga, belum banyak butik busana muslim.·         Faktor keempat, transportasi mudah karena berada di pinggir jalan raya yangdilewati oleh semua orang

3.      Aspek Manajemen

a.    Struktur Organisasi :Pada gerai butik busana muslim “IKHA” dipimpin oleh pemiliknya langsung dan memiliki dua orang karyawan sebagai pramuniaga yang merangkap sebagai kasir.1)      Direktur/pemilik·         Mengatur dan mengambil seluruh keputusan untuk memajukan butik busana muslim “IKHA”.·         Mengatur seluruh keuangan, baik uang masuk maupun uang keluar.·         Pemburu busana-busana menarik diberbagai kota, busana-busana tersebut dibeli kemudian dijual kembali dibutiknya.·         Mengawasi kinerja karyawan.·         Memberikan pelayanan terbaik kepada karyawan.2)      Pramuniaga merangkap kasir.·         Menawarkan produk terbaru yang ada di butik kepada pelanggan.·         Membantu pelanggan dalam mencari dan mengepas produk.·         Mengawasi atau menjaga produk agar tidak hilang atau rusak.·         Melayani pembeli melakukan pembayaran.b.    Kualifikasi tenaga kerja·         Pendidikan minimal SMU/SMK sederajat·         Status single atau belum menikah·         Usia maksimum 24 tahun·         Bisa mengoperasikan komputer·         Ulet dan jujur·         Mudah beradaptasi dan berpenampilan menarikTinggal di sekitar Kudus.c.    Proses Rekrutmen :·         Membuat informasi lowongan pekerjaan melalui pamflet dan dari mulut ke mulut·         Seleksi administrasi. Proses ini menyeleksi seluruh surat lamaran yang masuk dan dipilih orang-orang yang masuk dalam kriteria yang ditentukan.·         Wawancara. Dilakukan untuk mengetahui latar belakang keluarga, pendidikan dan pekerjaan sebelumnya, juga fisik langsung si pelamar. Selain itu untuk mengetahui apa saja yang diinginkan oleh si pelamar dari perusahaan jika ia nanti bergabung.·         Tes ketrampilan. Pelamar yang lolos seleksi administrasi dan wawancara menjalani tes ini agar perusahaan tahu sejauh mana ketrampilan yang dimiliki oleh si pelamar mengenai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan dan kemampuan mengoperasikan komputer.·         Penandatanganan kontrak. Bagi pelamar yang sudah lolos seluruh penyeleksian dan diterima bekerja segera datang dan melaporkan diri untuk penandatanganan kontrak.·         Kompensasi. Sebagai kompensasi atas kerja dari karyawan kami memberikan gaji sebesar Rp. 1.000.000 perbulan.·         Jam kerja§  Shift 1       = jam 07.00-14.00 WIB§  Shift 2       = jam 14.00-21.00 WIB

Bab III. Penutup

A. Kesimpulan

Dari analisis yang komprehensif perihal usaha butik IKHA dapat disimpulkan beberapa hal, yaitu:

  1. Mengingat persaingan dengan usaha yang sejenis masih relatif rendah karena sebagian besar toko-toko terpusat di daerah pasar, maka masih terdapat pasar yang luas bagi took-toko sejenis untuk membuka usahanya.
  2. Pemasaran yang direncanakan oleh butik muslim IKHA ini telah sesuai dengan situasi dan kondisi masyarakat kota Kudus. Selain itu toko ini dilengkapi dengan fasilitas pemasaran lewat internet sehingga memudahkan bagi pelanggan atau calon pelanggan terutama yang berada di daerah-daerah untuk membeli produk-produk sesuai dengan selera pelanggan.
  3. Jika memiliki latar belakang keuangan dan pemasaran kuat serta didukung oleh administrasi dan sumber daya manusia yang berkualitas, pihak manajemen akan dapat menjalankan usaha ini sebagaimana mestinya.
  4. Usaha butik ini tidak menimbulkan pencemaran lingkungan.Dari keseluruhan aspek, yaitu aspek pasar dan pemasaran, teknis, manajemen, finansial, ekonomi, dan sosial, bisnis butik muslim ini dinyatakan layak.

Comments

Leave a Reply

Index