Teknik Analisis Data Kuantitatif

Analisis Data Kuantitatif

Analisa data dibagi menjadi dua rumusan yaitu kuantitatif dan kualitatif. Namun pada tulisan ini yang akan dibahas adalah analisis data kuantitatif, untuk analisis data kualitatif akan dituliskan pada posting selanjutnya;

A. Jenis Statistik

analisis data dilihat dari segi pemanfaatannya dalam pengelolaan data dibagi atas :

1. Statistik Deskriptif

Adalah teknik statistik yang memberikan informasi mengenai data yang dimilikinya dan tidak bermaksud untuk menguji hipotesis dan kemudian menarik inferensi yang digeneralisasikan untuk data yang lebih besar atau populasi (Wagiran, 2014). Termaksud dalam statistik deskriptif antara lain adalah penyajian data melalui tabel, grafik, diagram lingkaran, pictogram, perhitungan modus, median, mean, perhitungan desil, persentil, perhitungan penyebaran data melalui perhitungan rata-rata dan standar deviasi, perhitungan persentasi (Sugiyono, 2015).

2. Statistik Inferensial

Adalah statistik yang berkaitan dengan analisis data (sampel) untuk kemudian dilakukan penyimpulan-penyimpulan (inferensi) yang digeneralisasikan kepada seluruh subjek tempat data itu diambil (populasi) (Wagiran, 2014).

Teknik analisis data yang digunakan :

I. Statistik Parametrik

Parametrik dalam arti harfiah yaitu asumsi tentang parameter dari distribusi data populasi yang digunakan untuk menguji hipotesis mendekati normal atau mendekati distribusi normal setelah teorema limit sentral.

Ciri – ciri statistik parametrik :

  1. Data dengan skala interval dan rasio
  2. Data menyebar/berdistribusi normal
II. Statistik non parametrik

Non-parametrik adalah metode yang tidak mendasarkan pada asumsi distribusi populasi. Dalam arti sempit non-parametrik adalah sebuah kategori nol karena hampir semua uji statistik mengasumsikan satu atau lain hal tentang sifat-sifat populasi.

Ciri – ciri statisik nonparametrik:

  1. Data tidak berdistribusi normal
  2. Umumnya data berskala nominal dan ordinal
  3. Umumnya dilakukan pada penelitian sosial
  4. Umumnya jumlah sampel kecil

Berikut tabel berisi poin-poin umum analisis data statistik terkait perbedaan antara metode parametrik dan nonparametrik.

ParametrikNon Parametrik
Distribusi DataNormal
Asumsi VarianHomogen
Jenis DataInterval dan RasioNominal, Ordinal, Interval dan Rasio
Hubungan Data SetIndependent
Tendensi PusatMeanMedian
Uji KolerasiPearson, RegresiSpearman
Uji Beda Dua KelompokUji T Sampel IndependenMann-Witneyy
Uji Beda Dua kelompok atau LebihOne Way ANOVAKruskal-Wallis
Uji berulang, 2 kondisiUji T Sampel BerpasanganWilcoxon
Uji berulang, 2 kondisi lebihOne Way ANOVA BerulangFriedman

Statistik Inferensial hasilnya dapat :

a. Memenuhi asumsi (memakai uji statistik parametrik : univariat dan multivariat)

  • Data harus berdistribusi normal (sampel bisa dipercaya)
  • Mempunyai variabel homogen

Contoh Uji multivariat :

  • Analisis jalur
  • Model struktural
  • Analisis faktor
  • Analisis determinan (contoh : perbandingan orang yang terlihat kaya dengan banyak aset namun banyak hutang, dengan orang yang terlihat biasa saja namun mempunyai banyak tabungan)

b. Tidak memenuhi asumsi (memakai uji statistik non parametrik)

Kesimpulan hanya pada bagian tersebut, tidak dengan generalisasi.
Statistika non parametrik menggunakan uji beda dan uji kesamaan (1 populasi, 2 populasi atau lebih)

Statistika non parametrik hanya digunakan untuk data bertingkat

B. Langkah-langkah Analisis Data

Langkah-langkah analisis data dijelaskan sebagai berikut:
1. Coding.
2. Scoring
3. Tabulating
4. Analisis Deskriptif
5. Uji asumsi Klasik/ Uji prasayarat analisis
Berikut adalah penjabaran uji prasyarat analisis:
a. Normalitas Data
b. Linearitas
c. Homoskedastisitas
d. Multikolinearitas dam singularitas
6. Analisis inferensial

Wagiran. 2014. Meodologi Penelitian Pendidikan. Teori & Implementasi. Yogyakarta: Depublish

Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Pendidikan. Pendekatan kuantitatif, Kualitatif & R-D. Bandung: Alfabeta

Comments

Leave a Reply

Index